Sok Sibuk
Aku tidak tahu rasa dinginnya 0 derajat Celcius itu seperti apa. Tadi malam handphone -ku menampilkan angka tersebut dan yang aku rasa hanya hawa hangat dari penghangat ruangan yang kusetel 25 derajat Celcius. Tapi kalau 6 derajat aku tahu rasa dinginnya seperti apa. Beberapa jam yang lalu aku berjalan dari stasiun, sudah berjaket dengan baju hangat di dalamnya tapi masih merasakan hawa dingin di wajahku. Aku pun berpikir, haruskah aku menutupkan kain hijab ke mukaku juga biar tidak diterpa angin. Kalau kamu bertanya bagaimana rasanya dingin, aku akan menjawab dengan jujur rasanya tidak enak. Kamu akan berada pada situasi dilematis dan serba salah. Sungguh, baju hangat yang berlapis-lapis benar membuatmu tampak seperti badut. Kamu jadi gendut dan bantet. Tapi kalau kamu mau tampil kece, kamu bisa membeku. Pun ketika kamu sudah pulang, menyalakan penghangat ruangan sepanjang waktu memang menyenangkan. Tetapi, ketika tagihan listrik itu tiba di lokermu, kamu tidak akan sesenang itu meli...