Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Ramadhan means...

Ramadhan selalu punya arti yang spesial buatku dan hidupku, sejauh ini sih begitu ya. Banyak moment berkesan yang terlewati selama bulan Ramadhan. Dulu, waktu masih kecil kukira moment nya itu ada di lebaran. Ternyata, setelah aku pikir-pikir lagi, yang ninggalin kesan itu Ramadhannya. Dan selalu Ramadhan.  First and foremost, Ramadhan pertama ketika aku kenal dengan yang namanya solat teraweh di mesjid itu waktu aku kelas tiga SD. Iya, kelas tiga SD itu means a lot banget dalam hidup aku. Salah satu titik terendah dalam hidup juga. Mungkin bisa dibilang pertama kali ngerasain susahnya hidup itu ya pada saat aku kelas tiga SD itu. Banyak banget sih perubahan hidup yang aku alamin saat itu, buat ukuranku yang umurnya belum sembilan tahun itu sih bisa dibilang struggle sih.  Oke, kembali ke topik Ramadhan 2014 itu kali pertama aku solat teraweh di mesjid. Waktu itu sama mbah Monah 🤗 luv al fatihah buat almarhumah. Berkesan banget karena selama itu ku belum pernah wey solat tera...

April Mop

Gila deh, Maret berlalu begitu aja tanpa satu pun post di blog ini. Cukup banyak yang terjadi. Aku weview siapdana tiga kali berturut-turut. Terpaksa beli hape karena hape ini pernah suatu ketika tiba-tiba mati dan gabisa diisi daya sama sekali.  Most of the time aku gabisa mikir sih hahaha.  Beberapa hal masih berjalan sama dan normal. Aku masih naik gocar pulang pergi. Sempat ada kabut asap (?) Kosanku masih nyaman, meskipun sempat terpikir untuk ganti suasana. Tapi mau ke mana?  Bulan baru, semangat baru, katanya gitu ya. New day, new chapter. 2021, entah kenapa aku punya feeling bahwa akan ada chapter baru dalam hidupku. Sesuatu yang baru. Babak baru, episode baru. Dan entah kenapa rasanya aku begitu yakin. Akan ada satu hal baru dalam hidupku. Sebuah angin segar. Angin baru. Hal baru.  Paham banget kan, betapa aku sangat suka dengan hal baru. Selalu suka dan nggak pernah gak semangat sama hal baru. Sebosenan itu aku guys!  Semangat!!!  Dua malam yang l...

Therapy

It's your theraphist who let your thoughts flow through these sentences. Money doesnt spark joy indeed, or is it too little? How much money do people need to become wealthy and happy? Does the money really bring happiness? Well, it may not bring happiness in that way, but it can buy a comfort bed to sleep, took you to a warm shower, a sweet chocolate, ice cream, and many other. Can you just focus on the thing that you like. You just can't control everything. You may have some precious things to hold. Hold it anyway. You may have a good friend sending you Kokumi on a closing day like today. You may have a mother sending you a praying message every morning. You may have time to sleep. You may have some people caring to you.You may have your best friend since SHS. You may have a regular paycheck everymonth that everyone dream about.  Just believe that there is nothing last forever either happines or sorrow. Keep going. All this thing will be just a past. Your value may not be acce...

It's Twelve Thirty

I wasn't totally entertained by the movie I watched this evening. Since I fell asleep as the movie was playing, I suddenly awoke when I saw a replied message about the report I sent before I went home.  I woke up 15 minutes before Subuh. I still had time to pray isyak since I fell asleep before praying as I was too sleepy so I didnt realize that I slept. I prayed isyak then drank much water. I called it as sahur for Thursday fasting. I went back to my bed after praying and woke up at 7, 7.30, 7.40, 7.45, 7.50, 7.53, while completing my soul and risking my career at the same time.  Congratulations for the 8th closing as a branch officer. I can not sleep though my eyes are heavy to keep open and my body and soul are absolutely exhausted. The complicated unaccomplished target is runing my mind. Can I just put it out of my mind for tonight so I can sleep peacefully? Can I just pause and continue thinking for tomorrow?  I am sleepy and tired yet I can not sleep peacefully. Wha...

Pukul 11 Malam

Bukan hidupku namanya kalau tidak dipenuhi kejutan. Bukan hidupku juga kalau segalanya adem ayem membosankan. Harusnya aku enggak kaget kalau ada saja hal yang membuatku geleng kepala. Tentu saja kepalaku sendiri. Rintangan-rintangan kecil yang bukannya membuatku menangis malah membuatku tertawa geli heran sendiri dengan kepanikan dan kecerobohanku. The clumsy me.  Kembali aku mengatakan kepada diri sendiri, "Kok bisa sih?" "Kok bisa sih porvalnya belum disubmit?" "Kok bisa-bisanya charger hapeku bermasalah?" "Kok bisa kuah sotonya nyiprat kena sprei?" "Kok bisa sih tadi gaada gocar yang mau ambil orderanku?" "Kok bisa sih perkara surat jadi ribet banget?" atau "Kok bisa ya kejutan itu terus berdatangan?" Aku nonton film Indonesia beberapa hari ini. Seharusnya diksi kalimatku ada perbaikan ya. Aku menjadi tidak begitu tertarik lagi dengan Youtube, Instagram, dan Tiktok yang baru-baru ini aja aku install. Ternyata aku...

Kentang

Aku dua kali pause scene film ketika situasinya mulai rumit, ketika konfliknya mulai muncul. Semisal, ketika penjahatnya datang dan mengacau. Atau protagonisnya tiba-tiba jadi ga berdaya. Mungkin aku bukan tipe pemberani yang siap hadapi apapun. Tapi ya gitu, suka bodo deh kentang kalo udah mau konflik suka bete. Ga suka konflik aku tu gaes, suka yang damai-damai aja.  Tapi bisa nonton dua film semalam itu prestasi loh. Dulu aku menganggap bisa selesain buku itu prestasi. Tapi sekarang ga sanggup gaes. Hahaha..  Tapi aku terkesan dengan setiap cara penyelesaian konflik. Ending yang bahagia selalu jadi favorit aku gaes. Ku ga suka sad ending. Ga suka ending yang menggantung, ga suka ending yang tragis. No No No...  Aku suka ending film Mahasiswi Baru ataupun The Princess Switch : Switched Again.  I may look like a rat rushing in a maze all day long. May face difficult situation. Complicated problem. Never ending duty. But I have 5 minutes more to sleep every morning. ...

Pukul Dua Pagi

Terimakasih Netflix sudah berhasil menghibur. Kemarin aku baru menyelesaikan series The Baby Sitter Club yang ternyata singkat. Beberapa hari terakhir aku nonton Cek Toko Sebelah The Next Chapter. Sebelumnya aku nonton Inbestigators dan itu bagus banget. Aku juga nonton Antologi Rasa yang trailernya pernah aku lihat dua tahun lalu di Godean. Ingin ketawa karena aku punya banyak cerita juga di Godean. My Stupid Boss 2 juga lucu dan aku habis menontonnya juga. Ada June dan Kopi yang bikin terharu. The Bridgerton yang bikin deg-degan, hingga the famous Emily in Paris yang bikin suka sama ceritanya, dan sama Parisnya tentu. Aku mau tepuk tangan karena berhasil menyempatkan nonton seabrek tontonan bagus di sela-sela waktu yang aku punya. Tiba-tiba aku merasa produktif. Merasa tidak jahat sama diri sendiri. Karena tidak memaksanya buat kerja aja hihii.. Aku pernah install Tiktok lalu aku uninstall dan aku install lagi. Aku nonton talkshow nya BCL dan Daniel di Youtube. Bukannya apa, sepertin...

Pukul Satu Pagi

Aku tidak berhasil menyelesaikan challenge yang aku buat sendiri. Harusnya challenge itu aku lakukan dari tanggal 12 Januari sampai 20 Februari. Sebelumnya aku bisa menuntaskan challnge tanggal 13 Desember sampai 11 Januari. Mungkin aku belum siap untuk challange kedua hanya karena aku berhasil di challange pertama. Apakah aku harus mulai lagi? Aku sedang mengesampingkan hal-hal yang seharusnya aku taruh di tengah. Sembari mencari referensi, pernah mengalami ini sebelumnya nggak sih? Kejadian hari ini pernah punya kemiripan dengan yang pernah terjadi dulu-dulu nggak sih? Aku sedang mencari pola.  Tiba-tiba aku ingat center building tempat aku suka bertanya tiga tahun lalu. Aku ingat design bata eksposenya. Posisinya yang persis di tengah suatu kawasan. Tiba-tiba aku ingat rute dari kamarku ke kelas. Ingat orang-orang yang pernah sekelas sama aku. Tidak hanya ingat ruangan type mini apartment studio itu aku juga ingat kantin tempat aku beli makan siang. Ataupun jalan-jalan yang aku ...

Hidup di Luar Jawa Seperti Apa?

Enam bulan atau setengah tahun ini aku tinggal di kota yang jauh dari tempat aku biasa hidup sebelumnya. Aku tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat. Sebelumnya aku sekolah dan tinggal di Pacitan, Jawa Timur. Kemudian aku kuliah dan tinggal di Jogja selama 5 tahun. Setelah itu aku bekerja di Jakarta selama satu tahun. Pekerjaan itulah yang membawa aku tinggal di sini sekarang.  Ada beberapa hal yang berbeda tentunya, antara lain: 1. Mati Listrik Katanya Luar Jawa masih suka mati listrik? Yes, benar. Selama di sini, hampir setiap satu minggu sekali ada kejadian mati listrik. Entah gardunya gangguan, atau apanya gangguan, atau apanya lagi yang gangguan. Yang jelas, mati lampu rutin itu masih terjadi. Contohnya, detik aku nulis ini juga agi bermasalah listriknya. Katanya sih satu jalur ini bermasalah semua. Hm. Tapi sound system kafe di mana entah itu masih kedengeran sampai kamar. Ah positif thinking mungkin mereka pakai genset. Nyaman ga sih mati listrik gini? Oh tentu tidak ya. Hehe...

Definisi

Self esteem? Bukan. Apa ya istilah yang cocok? Hm baik ku google dulu deh sebentar. Self defined. Mungkin cukup masuk ya. Tentang definisi diri yang independent terlepas dari apa pekerjaan kamu, masalah apa yang sedang kamu hadapi, apa yang kamu lakukan. However, diri kita is just diri kita. Somehow, kita sering terlalu larut ya dalam suatu keadaan. Kita punya identitas padahal. Kita punya hidup. Dalam hidup ini ada pekerjaan, ada masalah, ada berbagai hal. The problem doesn't define you. It may shape you, influence you but it doesn't define you. YOU can define the problem.  Begituu...  Semangaatt !! Masih dalam KasihNya 🙂

Hello, Twenty Five!

Gambar
Jadi gimana? Masih hobi meratap nih... merasa sempit, sepi, tertinggal, nggak hepi, nggak seneng, sendirian, apa lagi? Hebatnya loh, terpampang nyata di depan mata... orang-orang tuh sesayang itu loh sama kamu. Mungkin kamu tuh cuma fokus di satu sudut aja. Kok gelap, kok sempit, kok ga ada respon, gak ada feedback, kok nggak seru, kok ternyata frekuensinya beda, kok cara mainnya gini, nah nah gimana nih... padahal once kamu balik badan deh sekali. Sekali aja jangan fokus di sudut itu doang. Plis banget lihat sudut-sudut lain yang menampakkan banyak banget warna, keceriaan, kebahagiaan, yang kamu cari selama ini dari satu sudut gelap yang sampe kapanpun juga mungkin gak akan bisa terang karena ga ada sumber cahaya di situ. Ga usah dipaksa. Yaudah. Mau diapain juga kalo emang mentok segitu ya segitu aja udah.  Terharu ga sih? Di ulang tahun yang ke-25 ini masih juga banyak orang, temen, sodara, keluarga yang sepeduli itu loh sama hari ulang tahun kamu. Sesimpel inget dan ngeluangin ...