Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Follow Your Passion

Saya gemar menulis di blog. Sejak Mei 2015 terhitung ada 171 tulisan yang saya unggah di blog pribadi ini dengan url yang suka berubah sesuai kondisi dan situasi. Kebanyakan tulisan saya bercerita tentang keseharian saya yang jangankan orang lain, lha saya sendiri saja kadang malas membacanya lagi. Kegemaran ini sebenarnya sudah saya tekuni sejak SMP. Menulis pernah menjadi hobi saya, dan masih menjadi hobi saya sampai detik ini. Saya menulis apa saja, lebih sering menuliskan apa yang saya rasakan, bukan pikirkan. Semua ini karena kebiasaan menulis buku harian semasa kecil.  Saya sadar, kegiatan menulis berpotensi menghasilkan uang. Jika blog saya berkualitas saya bisa mendapatkan uang darinya. Ini bukan hanya bualan, bukti sudah banyak bertebaran. Lomba menulis selalu bertebaran setiap bulan, bahkan setiap minggu. Lomba itu diadakan oleh bermacam lembaga dengan hadiah yang bervariasi. Saya punya banyak buku di lemari dan internet pun lebih dari cukup dalam menyediakan bahan bac...

Masihkah Jogja Aman dan Berhati Nyaman?

Pernahkah kamu berpikir akan suatu hari yang merupakan hari terburuk dalam hidupmu? Tunggu dulu, sebelum kamu menjatuhkan dakwaan tertentu mari cerna betul-betul apakah layak suatu hari divonis menjadi hari terburuk dalam hidupmu. Kemarin, saya dibuat kesal oleh terik matahari ketika pukul 12 siang saya mengendarai motor saya menuju kampus. Saya hampir tidak melihat adanya bayangan saya di jalan, pertanda bahwa matahari sedang berada di atas ubun-ubun. Bukan hanya saya semestinya yang merasakan teriknya kala itu, semua orang yang mengendarai sepeda motor, sepeda, atau pejalan kaki merasakan hal yang sama. Ada dua buah mobil berwarna hijau tentara keluar dari gang curam (saya menyebutnya demikian) ketika saya hendak memasuki gang tersebut. Sebuah van besar diikuti oleh kijang di belakangnya memenuhi ruang gang sehingga saya berpikir akan tercebur ke selokan saking sempitnya jalan saya. Hanya beberapa detik setelahnya, ada seorang laki-laki eksibis yang sedang melakukan aksi gilany...

KzzzZZZLLL

Itu judulnya alay, tapi biarin gapapa.. Soalnya aku akan memposting sesuatu yang amat sangat receh sekali. Jadi sebelum kamu membaca lebih lanjut dan menyesal aku informasikan bahwa ini postingan receh yang nyaris nggak akan ada faedahnya kalau dibaca.. 1 knot itu 1852 meter per jam.. bukan 2851 atau 2185 atau 5182 atau 5281 apalagi 8521... iyaa unsur angkanya memang sudah benar, ada angka 1, angka 8, angka 5, dan angka 2.. tapi urutannya salah dan wallahu alam.. rumusnya apal, inget, soalnya aja sama persis kaya soal yang beberapa jam sebelumnya aku kerjain.. tapi 1 knot nya salah fatal -_- pun itu meragukan kalau ada n-nya 8 gitu nah pas sampe di j=4 jawabannya jadi 0 dong, aneh deh -_- lagipula juga cara yang aku kerjain tadi pagi juga belom tentu benernya.. masih nggak paham juga itu jadinya harusnya n=7 apa n=8.. arrgghh sebel -_- aku merasa dungu sekali Itu kejadian pertama... yang kedua.. Aku sudah sampai di lantai satu, tapi ternyata aku harus balik lagi ke lantai tiga buat...

Mari Kembali ke Buku dan Tinggalkan Slide Anda

Beberapa semester ini aku mengamati pola belajar teman-temanku yang mayoritas menjadi slide-oriented. Sejak maraknya teknologi presentasi dan mengajar di kelas menggunakan slide power point dengan bantuan proyektor, budaya slide-oriented kian ditaati. Guru, dosen, atau presentator umumnya menggunakan slide-slide yang sudah dibuat sebelumnya untuk memudahkan presentasi. Di dalam kelas pun materi pelajaran ditayangkan dalam bentuk ini. Sisi positifnya, kegiatan jadi lebih efisien karena fokus audiens pada saat presentasi bisa didapat. Audiens pun lebih santai karena tidak perlu susah-susah mencatat. Aku mulai mengalami era ini pada saat SMP. Untuk pertama kali aku sekolah dan mulai pakai power point. Lebih interaktif memang, dan bisa dicopy. Bisa dipelajari sendiri. SMA pun demikian dan aku merasa cara itu cukup efektif. Karena point-point yang ditayangkan hanya point-point penting untuk memudahkan proses belajar mengajar di kelas saja. Siswa masih punya buku pegangan dan LKS untuk lat...

Rajin Vs Santai

Ada temenku yang rajinnya aampun-ampun. Banyak malah. Anak UGM kayaknya rajin-rajin emang. Aku punya temen, cewek, rajin banget. Kalo ujian gini belajarnya SKS sih tapi niat banget. Baca-baca slide, nyari-nyari tambahan materi, nanya-nanya ke temennya dengan cara ngechatin one-by-one, ngerjain soal tahun lalu, terus begitu masuk ruang ujian dia udah kayak ki joko bodo ngerapal mantra, semua materi apal banget, nyaris :o Ada lagi temenku yang lain, cewek juga, kalo mau ujian dia bikin rangkuman di kertas HVS. Gila niat banget, dia bikin rangkumannya ditulis tangan padahal dan emang iya sih dia anaknya terorganisir banget. Cocok jadi manajer. Dia padahal bukan tipikal orang yang suka show off gitu. Dia juga bukan tipikal orang yang bakal ngacungkan tangan di tengah orang banyak buat buka suara. Dia anak yang diem. Iya, tapi diem-diem kerja. Mirip sama temenku yang pertama. Mereka berdua ini adalah tipe orang yang kalo punya deadline hari Jumat, hari Seninnya udah selesai. Kata nyokap...

Melankoli TPI

Sebelumnya mohon maaf, jika ini akan menjadi sangat receh. Laporan TPI (Teknik Penangkapan Ikan) bukan menjadi hal yang begitu menakutkan. Kuberitahu sebenarnya ini hal yang mudah. Hanya bermodal koneksi internet, buku kuliah TPI yang tebal itu, dan sedikit semangat mengetik, oiya tentu saja teman-teman yang selalu online, aku yakin pekerjaan ini bisa selesai dengan tidakk terlalu lama. Bukankah sudah kuliah selama dua setengah tahun, tentu saja laporan bukan lagi hal baru. Lagi pula, bukankah sudah menjadi konsekuensi dari adanya praktikum maka muncullah laporan. Dan bukankah juga sebuah konsekuensi dari anak agro bahwa praktikum adalah salah satu sks wajib. Mungkin kamu mau tau apa saja yang harus kuketik dalam laporan ini. BAB I PENDAHULUAN 1.Latar Belakang Penjelasan terkait teknik penangkapan ikan Penjelasan alat tangkap gillnet Alasan kegiatan praktikum di waduk sermo kaitkan dengan sejarah penangkapan waduk sermo 2.Tujuan 2.1Mengetahui spesifikasi alat t...

Receh

Dingin senantiasa mengikuti semenjak hujan terus-menerus mengguyur bumi. Aku membuka mata hari ini untuk menunaikan kewajiban dan kembali lagi dalam dekap selimut setelahnya. Berjam-jam kuhabiskan demi membayar lunas utang istirahat yang terampas pekan ini. Ini bukan minggu tenang untuk persiapan ujian. Ini adalah minggu penghabisan atas ketidakpastian praktikum. Ku tau ini jahat tapi ku tak ingin membuat kejahatan ini semakin berlanjut. Ku ingin segera terhenti dari perbuatan jahat ini sehingga saat ku nongkrong di sekitaran malioboro untuk memperhatikan orang lalu lalang aku tidak merasa berdosa. Kamu tau aku ingin segera lepas dari jeratan benang-benang ini? Aku jengah dengan warna-warninya yang melilitku. Mereka melilit kakiku, membuatku tersandung. Mereka melilit tanganku, ku tak bisa bergerak bebas. Mereka melilit wajahku, ku urung berpaling. Mereka membuatku malas sekali. Kamu tau apa yang aku mau? Aku mau melenggang santai di deretan pertokoan, nongrong di salah satu sudut ...

Review Konferensi Sufisme Internasional bertajuk Building Love and Peace for Indonesian Society “Rahmatan lilalamin”

Manusia adalah makhluk spiritual yang terpenjara dalam alam material. Manusia adalah ciptaan yang luar bisaa. Allah menciptakan seluruh alam semesta untuk menciptakan manusia. Manusia adalah ekstrak alam semesta. Bagian tubuh manusia bagaikan cerminan alam semesta. Rambutnya adalah hutan, rambut halusnya adalah rerumputan, keceriaannya adalah rembulan, dan aliran darahnya adalah sungai yang bermuara di jantung. Pada waktu manusia hendak diciptakan, malaikat protes kepada Tuhan. Hal ini karena malaikat tidak paham hakikat penciptaan manusia. Malaikat hanya bersifat parsial dari sifat Tuhannya. Misalnya saja malaikat Izrail yang hanya bisa mencabut nyawa, malaikat Malik yang hanya menjaga neraka, atau malaikat Jibril yang memberi pengetahuan. Akan tetapi, manusia adalah ringkasan dari semua nama Allah. Manusia mampu mencabut nyawa (membunuh), mampu memberikan pengetahuan layaknya Jibril, dan sebagainya. Oleh karena itu, malaikat diperintahkan untuk sujud kepada manusia. Sufi menggam...

Is there a nerd here?

Adakah yang suka baca buku juga di sini? Adakah yang hobi baca buku di sini? Adakah yang punya kebiasaan baca buku di sini? Adakah? Satu? Dua? Berapapun, siapapun... Aku ngerasa semakin jarang ngelihat orang lagi baca buku. Bahkan di kampus. Di tempat kuliah, di tempat yang katanya banyak ada civitas akademika. Yang katanya ini kampus terbaik se-Indonesia. Yang katanya akreditasi departemen (dulu namanya jurusan) dan falultas A. Katanya isinya orang-orang pilihan, sudah terseleksi, dan otomatis pasti pinter-pinter dong ya. Hm, oke positif thinking aja, mungkin mereka baca bukunya di kamar, atau di rumah mereka, di tempat-tempat yang orang lain ga bisa liat. Oke, mungkin begitu.. Well, sekarang emang era digital. Semua orang punya gadget, semua orang bisa konek internet. Semua orang bisa browsing, akses itu ada di mana pun. Well, barangkali aja mereka pada belajar pake gadget, sumber bacaan mereka ada di situ semua, oke... Tapi, emang jaman sekarang udah nggak relevan lagi po bawa...

Balada Perikanan Tangkap (1)

Gambar
Niat awal baca buku-buku tentang perikanan tangkap buat ngisi kekosongan otak jelang ujian tengah semester. Mata kuliah Teknik Penangkapan Ikan yang sudah berjalan selama beberapa minggu di kelas berisi kegiatan mendengarkan dosen dan menonton layar slide power point. Sebagian waktu kuliah dua SKS dipake buat nyatet biar nggak ngantuk, hilang konsentrasi dan hilang kesadaran dan sebagian yang lain dipakai untuk berjuang menahan hasrat ingin ngerumcpi .__. Bagaimanapun bapak dosen adalah orang yang lebih tua dan secara norma budaya harus dihormati dengan cara mendengarkan sebaik mungkin pada saat beliau berbicara supaya tidak kualat karena kuliah merupakan sarana menuntut ilmu yang katanya orang kalo lagi menuntut ilmu malaikat pada mendoakan jadi makanya daripada kualat mendingan diem aja dengerin. Bicara soal penangkapan ikan, sebenernya sudah mulai intens dibahas sejak semester dua kemaren dalam mata kuliah Dasar-dasar Penangkapan Ikan lalu pada semester lima dilanjutin sama mata k...

Kompleksnya Manajemen Sumber Daya Perairan di Selat Bali

Gambar
Mau perikanan mau perairan pasti udah pada tau kan ya ini sektor yang kompleks. Kalo ngomongin perairan apalagi perairan terbuka ini urusannya sama banyak pihak. Kenapa? Karea perairan terbuka itu sifatnya open source yaitu sumber daya alam yang terbuka pokoknya nggak ada yang bisa nge judge ini punya siapa daerah ini punyanya si X daerah itu punyanya si Y dst, nggak bisa. Karena kalo udah ada kata open source artinya itu kawasan bebas dimiliki siapa aja dan nggak bisa diklaim. Milik umum lah kaya fasilitas umum gitu. Dipake bersama, dinikmati bersama, dimiliki bersama, tapi nggak bisa diklaim atau dimonopoli oleh satu pihak aja. Gitu sih teorinya. Laut, salah satu contoh perairan terbuka sumber: http://2.bp.blogspot.com/ Nah contohnya apa aja sih? Ya laut, ya sungai, ya danau, ya waduk, ya pantai, ya rawa-rawa, ya itu deh. Trus, trus namanya kawasan perairan kan nggak mungkin kan isinya air doang macam bak mandi atau kolam renang, tapi ada isinya baik komponen biotik ...

Makalah dan Mahasiswa

Gambar
5 halaman yang menguras pikiran *alay* Ini lanjutan cerita dari keluhan  kemarin. Akhirnya setelah melewati proses pergulatan batin yang sangat panjang *alay detected* bab III makalah MSPa selesai juga (hampir, ada perintah dosen yang aku limpahkan ke partnerku-->> pendelegasian kalo makna halusnya). Finally, teror-teror itu selesai sudah dan aku pun bebas. sumber : http://3.bp.blogspot.com/ Yeay!! Legaa deh udah ga diteror lagi dengan : "Eky kapan mulai ngerjain MSPa?" "Eky, makalah udah sampai mana Ky? "Eky, udah ngerjain Ky?" "Eky, jangan lupa dikerjakan ya Eky" "Sudah sampe mana Ky?" "Eky, kapan selesai?" Bukan teror juga sih sebenernya. Aku cuman kedapetan partneran sama orang yang rajin dan nggak deadliner kaya aku aja. Temen aku itu sebenernya cuman pingin tugasnya segera selesai. Cuman emang dasar akunya aja yang mageran nggak buru-buru...

Bossy Doesn't Change You Become A Boss

Gambar
Siapa sih yang nggak kesel sama orang yang sukanya memerintah melulu like a boss padahal bukan boss apapun. Nggak usah masuk ke ranah kerja dulu deh, ranah kerja kelompok aja misal ada satu aja anggota yang bossy pasti yang lainnya pada males kan ya. Meskipun itu ketua kelompok yang secara de facto dan de jure disahkan oleh anggota kelompok itu sendiri tetep aja yang namanya bossy itu di mana-mana nyebelin. Nggak hanya di lingkup kecil macam kerja kelompoknya anak sekolahan, orang yang bossy juga bisa tuh ditemuin di organisasi, kepanitiaan, arisan, kerja bakti, jalan raya, tempat umum, sampai di rumah juga bisa tuh. 1. Memerintah saja tanpa ikut bekerja adalah hobinya  sumber : http://us.images.detik.com/content /2013/07/11/1133/161527_bos1.jpg "Kamu fotokopi ya 50 lembar" "Kamu kerjain ini review jurnalnya" "Kamu beli jajan sana ambil uangnya di laci ya" "Kamu bersihin lantainya dong ini kotor ban...