Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Marah

Entah mimpi buruk macam apa yang sedang menghampiri, siang bolong seperti tadi waktu aku sedang lihat video bayi manusia di Youtube... tiba-tiba aku dengar suara orang yang kukira lagi orasi. Setelah berpikiran seperti itu, aku lanjut nonton lagi dong dengan santai. Eh tapi tunggu dulu, sepercik logika di otakku bersuara, gimana ceritanya di jalan kecil depan kosanku bisa ada arak-arakan demo sampe ada orang yang lagi orasi. Barulah aku tersadar, dan dengan sigap mengecilkan suara handphone. Berusaha menajamkan telinga barangkali ada satu-dua kata yang bisa aku curi dengar... positif! Itu suara orang marah-marah. Kenapa di lorong depan kamar kosan aku bisa ada orang mengamuk seperti itu. Kok seram? Apa suara yang aku dengar? Nggak jelas duduk perkara yang bisa aku tangkap. Hanya anggota kebun binatang yang berulang kali terlontar. Mencekam. Ribut. Atom-atom di udara mungkin juga ikut terkejut. Seperti aku. Keributan macam apa yang baru terjadi? Apa perkara yang menyebabkan seorang ma...

Diri Kamu 10 Tahun Lagi Ditentukan Oleh Orang yang Mengelilingimu dan Buku yang Kamu Baca

Hamdalah aku dikelilingi orang-orang super baik, ramah, open minded,  pintar, visioner, dan supel banget. Semoga personal update selalu terjadi secara otomatis seiring aku berinteraksi sama mereka. Aammin ya! Buku? Mana nih baca satu buku aja nggak kelar-kelar. Yakin diri kamu versi 10 tahun ke depan bakalan aman-aman aja? Jangan jadi gelas penuh ya. Selalu sisain ruang deh ya, buat ilmu baru. Coba itu ego yang makan banyak tempat agak dipinggirin dulu. Rapihin deh sebentar.

Manusia Butuh Waktu

Manusia butuh waktu untuk bisa beradaptasi sama lingkungannya. Lingkungan baru menuntut manusia untuk belajar lagi. Seperti seruan di ayat pertama yang turun ke bumi, "Iqra". Baca. Andai definisi baca nggak selalu diartikan secara harfiah, karena membaca tidak terbatas hanya membaca buku, membaca kata, mengeja huruf. Lebih. Membaca punya arti lebih luas dari itu. Membaca lingkungan, membaca sekitar, membaca situasi. Ini tiga setengah bulanku di tempat belajar yang baru. Aku punya tanggung jawab untuk membawa badanku berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk terus belajar. Ada fase-fase yang alhamdulillah sudah berhasil dilewati. Lega deh. Tapi masih banyak rupanya level baru yang harus di unlocked . Seru ya? Aku bersyukur deh jadi manusia yang bisa ngalamin beragam hal. Semesta juga selalu baik menyokong kehidupan penghuninya. Terima kasih ya, semesta!