Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Love Ourself

Gambar
do you know how much I love myself just the way I am? can you recognize the asimetrical parts of my face? look at my eyes, my eyebrow, my cheeks, even my smile... they are asimetris, aren't they? they are different from the left to the right part...  they are sisters, not the twin.. they are part of me and i love them..  that's my face without any make up even just a moisturizing cream, powder, lipbalm, and anything else... without any camera filter and effect... that's my naked face skin look and i love it! i have never used some kind of heavy make up items such us foundation, concealar, mascara, eye liner, eye shadow, blush on, liptint, and so on... not yet, not now... i don't even need it.. not yet, not now...  do you know that so many girls all over the world are either insecure or inferior about the beauty standard?  I have so many scars, pimples, acnes, freckles, blackeads, comedo all over my oily face.. if I absolutely follo...

Mudik dan Hilir

Gambar
Hey you... These 3 days, I was soo sok sibuk. As usual. Memutuskan untuk naik motor Jogja-Pacitan PP daripada naik travel indeed, it’s preference. Ahaha. It was a bad day when I decided to naik travel for a reason, few weeks before lebaran. It was one day going home. Can I have a complainment? Of course! Aku lebih suka ketika orang bilang jujur. Especially soal waktu. Ketika kamu emang ga sanggup buat janjian jam 2 teng, just say it. Bilang aja kalo kamu mungkin ga bisa tepat waktu. Maybe 2 seperempat atau setengah 3. Daripada kamu bilang jam 2-an. Ada imbuhan ‘an’ yang sangat nggak jelas dan nggak pasti kapan exactly. I hate that, sorry. Jam 11. Mbak-mbak travel bilang akan dimulai penjemputan. Sebuah statement yang bikin aku bingung untuk berasumsi. Apakah maksudnya jam 11 mobil travelnya baru keluar dari garasi? Ataukah jam 11 mobil travelnya sudah menjemput aku? Well, aku nggak tau di mana tepatnya lokasi agen travelnya. Bagaimana urutan penjemputannya? Dari mana dia akan...

Ramadhan 1439 H

Ramadhan kali ini punya cerita. Ini akan jadi Ramadhan terakhir dengan status mahasiswa S1 (aamiin!) Di tahun keempat kuliah, Ramadhan ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Sebelum kuliah, Ramdhan berjalan sebagaimana mestinya di rumah dengan keluarga, kolak, takjil, dan makanan di meja makan. Semenjak kuliah, Ramdhan jadi beraneka rasa.  2014, aku ngerasain Ramadhan sambil berjuang nyari kampus. 2015-2016 aku jadi mahasiswa sok sibuk yang tinggal ngekos dan keteteran sahur, buka, hingga teraweh. 2017 aku KKN bahkan lebaran bersama warga dan teman-teman satu unit. 2018, beda lagi ceritanya. Aku ngga ngekos, ngga jadi mahasiswa sok sibuk lagi, dan mostly sendirian.  Aku ngga dapet teraweh pertama tahun ini. Bahkan, di awal bulan aku masih adaptasi habis-habisan buat nahan lapar. Seperti anak kecil yang baru belajar puasa. Baru puasa berapa hari saja udah menghitung-hitung, kapan sih selesainya bulan ini? Laper saya laper :( Paling tidak butuh tiga hari buat adaptasi....