Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Therapy

It's your theraphist who let your thoughts flow through these sentences. Money doesnt spark joy indeed, or is it too little? How much money do people need to become wealthy and happy? Does the money really bring happiness? Well, it may not bring happiness in that way, but it can buy a comfort bed to sleep, took you to a warm shower, a sweet chocolate, ice cream, and many other. Can you just focus on the thing that you like. You just can't control everything. You may have some precious things to hold. Hold it anyway. You may have a good friend sending you Kokumi on a closing day like today. You may have a mother sending you a praying message every morning. You may have time to sleep. You may have some people caring to you.You may have your best friend since SHS. You may have a regular paycheck everymonth that everyone dream about.  Just believe that there is nothing last forever either happines or sorrow. Keep going. All this thing will be just a past. Your value may not be acce...

It's Twelve Thirty

I wasn't totally entertained by the movie I watched this evening. Since I fell asleep as the movie was playing, I suddenly awoke when I saw a replied message about the report I sent before I went home.  I woke up 15 minutes before Subuh. I still had time to pray isyak since I fell asleep before praying as I was too sleepy so I didnt realize that I slept. I prayed isyak then drank much water. I called it as sahur for Thursday fasting. I went back to my bed after praying and woke up at 7, 7.30, 7.40, 7.45, 7.50, 7.53, while completing my soul and risking my career at the same time.  Congratulations for the 8th closing as a branch officer. I can not sleep though my eyes are heavy to keep open and my body and soul are absolutely exhausted. The complicated unaccomplished target is runing my mind. Can I just put it out of my mind for tonight so I can sleep peacefully? Can I just pause and continue thinking for tomorrow?  I am sleepy and tired yet I can not sleep peacefully. Wha...

Pukul 11 Malam

Bukan hidupku namanya kalau tidak dipenuhi kejutan. Bukan hidupku juga kalau segalanya adem ayem membosankan. Harusnya aku enggak kaget kalau ada saja hal yang membuatku geleng kepala. Tentu saja kepalaku sendiri. Rintangan-rintangan kecil yang bukannya membuatku menangis malah membuatku tertawa geli heran sendiri dengan kepanikan dan kecerobohanku. The clumsy me.  Kembali aku mengatakan kepada diri sendiri, "Kok bisa sih?" "Kok bisa sih porvalnya belum disubmit?" "Kok bisa-bisanya charger hapeku bermasalah?" "Kok bisa kuah sotonya nyiprat kena sprei?" "Kok bisa sih tadi gaada gocar yang mau ambil orderanku?" "Kok bisa sih perkara surat jadi ribet banget?" atau "Kok bisa ya kejutan itu terus berdatangan?" Aku nonton film Indonesia beberapa hari ini. Seharusnya diksi kalimatku ada perbaikan ya. Aku menjadi tidak begitu tertarik lagi dengan Youtube, Instagram, dan Tiktok yang baru-baru ini aja aku install. Ternyata aku...

Kentang

Aku dua kali pause scene film ketika situasinya mulai rumit, ketika konfliknya mulai muncul. Semisal, ketika penjahatnya datang dan mengacau. Atau protagonisnya tiba-tiba jadi ga berdaya. Mungkin aku bukan tipe pemberani yang siap hadapi apapun. Tapi ya gitu, suka bodo deh kentang kalo udah mau konflik suka bete. Ga suka konflik aku tu gaes, suka yang damai-damai aja.  Tapi bisa nonton dua film semalam itu prestasi loh. Dulu aku menganggap bisa selesain buku itu prestasi. Tapi sekarang ga sanggup gaes. Hahaha..  Tapi aku terkesan dengan setiap cara penyelesaian konflik. Ending yang bahagia selalu jadi favorit aku gaes. Ku ga suka sad ending. Ga suka ending yang menggantung, ga suka ending yang tragis. No No No...  Aku suka ending film Mahasiswi Baru ataupun The Princess Switch : Switched Again.  I may look like a rat rushing in a maze all day long. May face difficult situation. Complicated problem. Never ending duty. But I have 5 minutes more to sleep every morning. ...

Pukul Dua Pagi

Terimakasih Netflix sudah berhasil menghibur. Kemarin aku baru menyelesaikan series The Baby Sitter Club yang ternyata singkat. Beberapa hari terakhir aku nonton Cek Toko Sebelah The Next Chapter. Sebelumnya aku nonton Inbestigators dan itu bagus banget. Aku juga nonton Antologi Rasa yang trailernya pernah aku lihat dua tahun lalu di Godean. Ingin ketawa karena aku punya banyak cerita juga di Godean. My Stupid Boss 2 juga lucu dan aku habis menontonnya juga. Ada June dan Kopi yang bikin terharu. The Bridgerton yang bikin deg-degan, hingga the famous Emily in Paris yang bikin suka sama ceritanya, dan sama Parisnya tentu. Aku mau tepuk tangan karena berhasil menyempatkan nonton seabrek tontonan bagus di sela-sela waktu yang aku punya. Tiba-tiba aku merasa produktif. Merasa tidak jahat sama diri sendiri. Karena tidak memaksanya buat kerja aja hihii.. Aku pernah install Tiktok lalu aku uninstall dan aku install lagi. Aku nonton talkshow nya BCL dan Daniel di Youtube. Bukannya apa, sepertin...

Pukul Satu Pagi

Aku tidak berhasil menyelesaikan challenge yang aku buat sendiri. Harusnya challenge itu aku lakukan dari tanggal 12 Januari sampai 20 Februari. Sebelumnya aku bisa menuntaskan challnge tanggal 13 Desember sampai 11 Januari. Mungkin aku belum siap untuk challange kedua hanya karena aku berhasil di challange pertama. Apakah aku harus mulai lagi? Aku sedang mengesampingkan hal-hal yang seharusnya aku taruh di tengah. Sembari mencari referensi, pernah mengalami ini sebelumnya nggak sih? Kejadian hari ini pernah punya kemiripan dengan yang pernah terjadi dulu-dulu nggak sih? Aku sedang mencari pola.  Tiba-tiba aku ingat center building tempat aku suka bertanya tiga tahun lalu. Aku ingat design bata eksposenya. Posisinya yang persis di tengah suatu kawasan. Tiba-tiba aku ingat rute dari kamarku ke kelas. Ingat orang-orang yang pernah sekelas sama aku. Tidak hanya ingat ruangan type mini apartment studio itu aku juga ingat kantin tempat aku beli makan siang. Ataupun jalan-jalan yang aku ...