Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Kasih Ibu Tak Pernah Bohong

Gambar
sumber gambar: http://cdn.klimg.com/    Masih menjadi misteri. Kasih sayang ibu masih menjadi misteri. Bagaimana bisa seorang ibu begitu mencintai dan menyayangi anak-anaknya. Bagaimana mungin seorang ibu rela berkorban demi anaknya. Bagaimana mungkin seorang ibu rela menderita untuk anaknya. Bagaimana mungkin seorang ibu mau merasakan ketidaknyamanan demi anaknya. Semua itu sulit diterima oleh logika.  Mengapa sih ibu kok mau dibuat susah oleh anaknya? Mengapa sih ibu kok mau dibikin menderita oleh anaknya? Mengapa sih ibu kok mau dibikin sedih oleh anaknya? Mengapa sih ibu kok mau dibikin kesel sama anaknya?  Lantas, sudah diperlakukan seperti itu, kenapa sih kok tidak bosan? Kenapa sih kok tidak kesel seterusnya? Kenapa sih kok tidak bosan? Kenapa sih kok masih mau jadi ibu?  Anaknya sejelek apapun tetap saja dibilang ganteng. Anaknya sebodoh apapun tetap saja dibilang pandai. Anaknya senakal apapun tetap saja disayangi. Anaknya la...

Mum

Gambar
sumber gambar :http://mycargear.com/ Life is never flat. Iya, memang :) Kadang naik, kadang turun. Kadang dipuja, kadang dihujat. Ah, biasa. Katang di atas, kadang di bawah. Kadang bersama, kadang tak bersua. Kadang sepi, kadang sendiri. Kadang berhasil dan dipuji. Kadang jatuh dan semua seperti runtuh. Ah, biasa. Siapa yang bilang kalau berjuang itu menyenangkan? Siapa yang bilang kalau berjuang tidak akan melelahkan?  Tetapi, selelah apapun kamu ketika memperjuangkan sesuatu,  kamu harus selalu ingat bahwa di sana ada yang senantiasa berjuang untukmu. Ada yang berjuang melawan kantuknya di sepertiga malam untuk bangun dan bermunajat kepada Yang Kuasa. Berjuang bangun dan tahajud untuk mendoakan kebaikanmu. Ingatlah dia yang rela bersusah payah demi kemudahanmu. Dia yang rela capek, dia yang rela pusing, demi apa lagi kalau bukan demi kamu. Lantas, dia itu siapa? Siapa lagi kalau bukan ibumu?  Sampai bumi runtuh dan gunung jadi debu semuanya pun tid...

Ada Dua Dia

Gambar
Sumber : http://gratitudeonline.com. Pukul dua puluh tiga titik tiga puluh. Seorang mahasiswi berdiri di tepi jalan. Wajahnya kuyu sudah tertutup minyak dan keringat. Badannya lengket keringat dan sangat ingin mandi. Dia menoleh ke kiri dan ke kanan, memastikan tidak ada kendaraan yang lewat kemudian menyeberang jalan. Gang itu sudah sepi. Hanya ada warung Burjo yang buka di jam segini. Ia hanya mendengar suara sepatunya beradu dengan aspal. Lampu perempatan menyala terang sekali, membuat penampakan bayangannya semakin tegas. Ia berjalan sendirian, menggendong ransel berat berisi laptop dan buku pelajaran. Tidak ada kuliah yang selesai semalam ini, ia sendiri yang mengada-adakan kegiatan rapat sampai jam segini.  Ia telah sampai di depan pintu yang terkunci dari dalam. Sejenak ia merogoh saku dan membuka grup line, Halooo... masih ada yang bangun dan bisa bukain pintu? Selang beberapa menit, penghuni kos yang lain membalas chatnya, Okee.. tunggu yaa.. ...

Let me free, please..

Gambar
Sumber : http://clipartfreefor.com/ Penjara ini pengap. Jeruji ini membatasi gerak-gerikku. Aku hanya bisa mondar-mandir di dalam ruang sempit ini. Belum lagi diperparah dengan udara pengap yang tak bersirkulasi. Cahaya matahari sedikit mengintip dari celah kecil. Aku mendengus sebal. Terdiam dan kembali mengingat apa sebab aku bisa sampai di sini.  Sejenak aku teringat kokok ayam jago dan lenguhan sapi di suatu desa. Aku membayangkan hamparan padang rumputnya yang luas. Entah bagaimana, bau rumput itu seperti sampai di hidungku. Aku berkelana dalam pikiranku. Aku melangkahkan kaki dan melihat sungai. Airnya jernih, gemericiknya membuat ingin meraupnya.  Namun, aku tersadar. Kini aku duduk sendiri di ruangan sempit ini. Aku berteman dinding-dinding yang hanya bisa diam. Sesekali suara ketukan sepatuku di lantai menggema, menemaniku di ruangan sempit ini. Aku ingin pergi dari sini, tapi jeruji ini dikunci. Anak kuncinya dibawa sipir penjara yang sukanya berk...

Teman Tanpa Pamrih

Gambar
sumber : https://cdn.psychologytoday.com/ Untukmu yang telah memberi warna pada sudut hariku yang sepi aku mengucapkan terimakasih. Ketika banyak mata memandang benci, banyak bibir berkata sinis, dan banyak bisik-bisik kala aku membelakangi, kamu hadir. Kamu hadir dengan senyum lebar, dengan tawa lepas, dengan prasangka nihil, dan dengan satu kata "teman". Kamu menerimaku tanpa pamrih. Kamu menghiburku tanpa risih. Kamu tertawa denganku tanpa lirih. Kamu tidak peduli dengan segala cacat yang aku punya. Kamu menutup matamu dari segala kurang yang aku ada. Kamu baik. Kamu tulus. Dan aku sangat menghargaimu. Aku sangat berterimakasih padamu. Kamu membuatku lepas terbahak berdua. Aku berterimakasih masih punya kamu. Kamu memberi warna cerah di sudut hari ini. 

tidak gagal, hanya kurang koordinasi

Satu lagi stress sudah berhasil dilewati. Dua minggu yang lalu, ngambil undian tampil dan dapet nomer satu. Lalu, kasih tau di grup dan dapet nama-nama volunteer buat tampil. Yang ternyata ada miss kom besar besaran. Daan sudah lah sudah terlanjur. Dengan sumber daya yang ada, dengan kapasitas yang kami punya, itu yang kami tampilkan. Nggak jelas bentukannya, mungkin bikin malu temen-temen yang nonton, minim banget persiapan, asal tampil, setor muka, berantakan banget, hahahahhaahaa... kalo diinget kok ya parah banget. Tapi, satu kata aja sih ya: b-o-d-o amat yang penting udah kelar, udah lewat, dan bye! Wkwkwkwkwk Parah banget parah sumpah. Itu yang terjadi kemarin adalah sebuah apalah terserah kamu menilainya. Ga jelas banget banget ga jelas banget.. udah ga jelas dapet gitarisnya siapa.. akhirnya ga pake gitaris cuman pake potongan lagu lagu aja ga jelas.. daaan langsung kebanting sama penampil berikutnya yang Subhanallah niat banget mana bagus banget lagi bener bener suguhan spek...

don't hide

Negara kacau yang disalahin perintah.. kampus kacau yang disalahin rektor.. murid bodoh yang disalahin guru.. salahin aja teruuusss salahiinn... okee deh yaa kita belajar aja.. ambil hikmahnya aja.. Nggak ada yang patut buat disalahin emang.. nggak ada.. D jelek karena mas D ga bagus? Apa karena yang lainnya gabisa kooperatif dan saling percaya sama mas D untuk D yang lebih baik.. K jelek, K mati, K ga bahagia, K bobrok, K ancur, K parah, K ga idup, gara-gara E gabisa ngebikin suasana jadi guyub? Gara-gara E gabisa ngerangkul semuanya? Terus semuanya pada nyalahin E? Mari kita coba lihat dari sudut pandang E.. jika kamu menjadi E, Kamu terikat di H, kamu masih ada ikatan di D, dan kamu masih punya sedikit kepedulian untuk P. Kamu rela maju demi P, kamu rela maju untuk D, kamu rela ngorbanin diri kamu, waktu kamu , kuliah kamu, pikiran kamu, duit kamu juga, , pokoknya kamu udah coba lakuin semua tugas-tugas kamu semampu kamu sampek kamu ngorbanin privasi kamu, urusan pribadi kamu,...

it's my life

It's now or never.. Ini hidup saya. Bukan hidup L, bukan hidup G, bukan hidup D, bukan hidup Z, bahkan bukan hidup M ataupun P. Mulai saat ini, detik ini, dan sampai kapanpun hidup ini adalah milik saya. Hidup ini adalah anugerah dari Tuhan, waktu ini, semua ini, napas ini, detak jantung ini, semua ini. Semua ini adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri :) Biarkan L berkata ini, biarkan G berkata itu, biarkan mereka berkomentar apa saja. Ini hidupmu. Jangan berada di bawah tekanan mereka. Biarin aja, biarin aja mereka bilang apa biarin. Tersenyumlah selalu :) cerialah terus :) senyumin ajaaa :) Namanya orang hidup itu ya pasti ada masalah. Namanya masalah itu, ya dihadapin, bukan dihindarin, bukan ditangisin, apalagi dipaberin. Maslaah itu ada yaa buat menguji seberapa tangguh sih kita, seberapa kuat sih kita, sebrapa sabar sih kita, pokoknya yaa buat menguji deh. Masalah itu yaa buat menguji hasil belajar kita sudah sampai mana. Sudah seberapa jauh kita mempelajari, sudah ...