For You
Sebelumnya aku ingin meminta maaf kepada sahabat-sahanbatku yang super, maksudnya kepada my bro and my lil sist terkait postinganku pada Kamis, 12 November 2015 silam yang berjudul Baper, maaf . Lagi-lagi aku minta maaf banget gals, kata-kataku di situ mungkin agak nyinggung perasaan kalian. Maaaaf banget atas kelugasan bahasaku megekspresikan perasaan. Maklum, baper is the way of my life. Well, di sini aku nggak ingin membahas tentang the way of life atau baper itu sendiri, melainkan aku ingin membuat sebuah klarifikasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan diantara kita. Terserah apa kata kalian terkait metodeku mengungkapakan kata maaf ini. Kalian mau ketawa terbahak, silakan. Kalian anggap aku berlebihan, monggo. Tapi yang jelas tujuan aku di sini satu: memperbaiki segala sesuatu yang harus diperbaiki. Jujur gals, jika kalian tahu saat-saat kemarin boleh dibilang saat-saat kritis dalam hidupku. Katai lebay, nggak apa-apa. Sejujurnya, aku belum pernah menghadapi...