Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Balada Mau UAS

Halo ikan? Sudah belajar bioper? Bagaimana minggu tenangnya? Sudah belajar buat UAS? Jangan lupa laporan biopernya dijilid ya. Jangan lupa ketentuannya diunduh ya di grup Facebook. Sudah download soal UAS tahun lalu dari website KMIP? Apa kabar rancob? Bagaimana limno? Bagaimana PSIG? Bakal ngezonk kayak UTS? DTI apa kabarnya? Akankah open book? Sudah sampai mana persiapan rancob? Sampai mana usahanya? Sudah dapat materinya yang lengkap? Ada contoh soal UAS tahun lalu? Sudah dapat tentor yang mau ngasih les privat? Catatan kuliah bagaimana? Aman? Sudah ambil kartu ujian? Terakhir tanggal 18 yaa.. jangan sampai teledor. Biola bagaimana? Ada contoh soal bu Anes? Sudah kirim email ke Michael? Siapa tahu soalnya dari soal kita juga Bahasa Inggris kira-kira bagaimana soalnya? Biokim, bagaimana soal bu Tririni? Tidak jauh dari kuis kemarin kah? Atau uraian panjang kah? Bioper, siap-siap jadi asisten ya. wkwkwk ... Besok Jumat responsi terakhir, jangan malu-...

Catatan Kecil dari Malioboro

Matahari bersinar tanpa kompromi. Tidak peduli ada seorang perempuan setinggi lima kaki berdiri dengan peluh menetes di pinggir jalan hendak menyeberang. Seorang abang becak menawarkan tumpangan namun ditolaknya. Dia tidak ingin pergi jauh. Hanya ke bank seberang jalan untuk ambil uang di mesin ATM. Sepatu hitamnya beradu dengan aspal abu-abu. Teriknya hari menyilaukan matanya. Ruangan itu dijaga seorang satpam. Terlihat beberapa orang sibuk berkutat menekan tombol di mesin uang itu. Dia pun menghampiri satu mesin ATM yang kosong. Di sampingnya ada seorang ibu tengah berkutat dengan lembaran-lembaran yang tidak tahu apa isinya. Buru-buru dialihkan lagi fokusnya. Setelah beberapa lembar uang kertas keluar dari mesin ATM, dia meninggalkan ruangan ber-AC itu.  ~ 8 ~ Bus itu penuh. Tidak ada bangku kosong yang bisa diduduki. Aku bediri di dekat pintu. Berpegangan pada tiang besi. Berusaha menjaga keseimbangan ketika tiba-tiba bus membelok dan mengerem. Di halte berikutnya bus ...

Bola Hijau

Ada sebongkah bola yang mengganjal di ulu hati. Bola itu fana kok . Perlahan terdengar bunyi "krek" seperti telur ayam yang pecah cangkangnya. Bola itu pecah guys , cairan hijau keluar dan menjalar mbleber tumpah keluar dari tempatnya stay. Ada yang menjalar naik ke kepala. Menulikan telinga. Membutakan  mata. Sebagian mandeg di kerongkongan. Memaksa tersenyum dengan setitik kristal jatuh dari pelupuk mata. Terpaksa meringis. Asap hijau memenuhi ruang pikir. Beruntung tidak ada bau busuk.  2005 Pertama kali aku menuliskan hal semacam blog ini di media yang berbeda. Bukan untuk siapa-siapa. Hanya untuk konsumsi pribadi. Menciptakan bacaan untuk diri sendiri untuk dibaca di masa depan yang belum jelas kapan. Hal itu berlanjut terus hingga aku tidak bisa lagi mengingat sudah berapa liter tinta pulpen habis untuk hal itu. Motivasinya sederhana. Mengeluarkan bola hijau dari ulu hati. Mengurai benang kusut. Membuang beban. Sudah, itu saja. Tidak lebih, tidak kurang. 2...

Pilih Mana

Hambar.. Alay deh. Baru tiga hari jadi 'pengangguran' rasanya sudah tidak betah. Aku nggak bisa kalau belajar terus. Aku nggak bisa kalau disuruh mantengin materi terus. Seharian baca buku pelajaran. Menghafal materi, apalagi materi ujian. Berkutat di dalam kamar, sama buku pelajaran. Honestly, it's boring. Nggak bisa. Di kamar sendirian. Berteman buku pelajaran. Nggak ngapa-ngapain, but belajar. Nggak kuat. Lambaikan tangan. Nyerah bang.  Nggak bisa bayangin jika tiap hari seperti ini. Tiap pagi bangun pagi. Siap-siap kuliah. Di kelas duduk manis. Dengarkan dosen mengajar, catat yang penting. Ganti mata kuliah, pindah kelas. Moving. Pindah gedung. Duduk manis lagi. Dengarkan dosen mengajar lagi. Lalu siang hari, pulang ke kos. Buka catatan tadi pagi, dibaca. Sampai berulang-ulang. Sampai hafal. Begitu seharian. Mengerjakan tugas jika ada. Kerjakan sebaik mungkin. Kerahkan seluruh kemapuan. Malam hari, selepas makan malam duduk manis di meja belajar. Belajar. Baca ...

Praktikum Biola

Hujan masih mengguyur bumi Swakarya. Langit masih abu-abu. Dan hari ini mulai memasuki minggu tenang jelang UAS. Tapi apa mau dikata, malah dalam minggu tenang ini kita dikejar-kejar responsi. Jadi, buat temen-temen yang kuliah di bidang IPA-IPAan  pasti akrab banget sama istilah ini. Setelah melaksanakan praktikum selama satu semester, akan ada gongnya yaitu responsi. Bisa dibilang ini adalah nama ujiannya buat praktikum. Kurang lebih begitu. Nah, besok ini kita anak ikan bakal responsi biola alias biologi laut. Mata kuliah ini tuh kalo di Perikanan UGM jadi mata kuliah wajib semester tiga untuk semua prodi baik MSP, BDP, maupun THP. Biola tuh apa ya? Kalau di kelas sih sehabis UTS kita lebih banyak diskusi mengenai formasi-formasi penyusun ekosistem laut. Mulai dari padang lamun, terumbu karang, daerah intertidal, daerah subtidal, hutan mangrove , estuari, dan juga deep sea atau laut dalam. Sedangkan praktikumnya dimulai setelah UTS. Jadi, praktikum biola ini dilaksanakan d...

Soal Responsi Praktikum Biokimia

1. Uji penentuan adanya gugus reduktif pada karbohidrat adalah ... a. Seliwanof dan Molisch b. Nelson dan Ninhidrin c. Milon dan Molisch d. Fehling dan Nelson 2. Asam-asam amino berikut ini bila ditambahkan asam nitrat jenuh terbentuk warna kuning, kemudian ditambahkan NaOH berubah menjadi jingga ... a. Fenilanalin dan Metionin b. Metionin dan Tirosin c. Fenilalanin dan Prolin d. Tirosin dan Triptofan  3. Manakah reagen di bawah ini yang digunakan dalam pengujian umum karbohidrat ... a. Etilendiamin b. alfa-naftilamin c. alfa-naftol d. Fenol 4. Berikut ini adalah beberapa pengujian protein, kecuali ... a. Uji Millon b. Uji Mollisch c. Uji Lead Sulphide d. Uji Ninhidrin 5. Fungsi NaNO 3 dalam pengujian aktivitas nitrat reduktase adalah sebagai ... a. Substrat b. Kofaktor c. Produk d. Koenzim 6. Senyawa yang menyebabkan DNA teramati di bawah sinar UV adalah ... a. Bromofenol b. Etidum bromida c. Agarosa d. Xylene-cyanol 7. Pada pengujian akti...

Oleh-oleh Blogwalking

Demi mengais secercah inspirasi aku rela melakukan blogwalking one by one dari blog  orang-orang keren atau yang kuanggap keren. Akhir-akhir ini sulit menemukan blogger aktif yang berasal dari kalangan terdekat (baca: teman). Entah, mungkin terlalu sibuk atau sudah tidak hits lagi. Padahal, selalu ada nilai plus (di mataku) atas blogger-blogger setia yang mau membagikan pengalamannya. Aku tidak tahu bagaimana harus mendeskripsikannya, yang jelas blogger-blogger aktif memiliki nilai tambah di mataku.  Karena dari tulisannya aku bisa stalking habis-habisan tentang kehidupannya, salah satu media pemuas rasa ingin tahu. Dari tulisannya pula aku bisa menganalisa dia ini orangnya seperti apa, bagaimana pemikirannya, bagaimana karakternya, bagaimana kesehariannya, hingga latar belakang dan kronologis hidupnya. Hati-hati, aku stalker ulung. Tapi, dari situlah aku bisa belajar darinya. Dari postingan nya aku jadi belajar dan mendapat pencerahan. Bahkan, tak jarang inspirasi dan i...

Menyongsong Minggu Tenang

Pilih mana, ngecamp  bareng K3 atau ngawasin responsi sama anak-anak aver? Ah, itu bukan pilihan. Itu dua kegiatan yang aku suka bersama orang-orang yang sama menyenangkannya. Dan bisa jadi itu sama-sama saat ngumpul terakhir bersama mereka. Sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Tidak bisa diubah lagi karena sudah disepakati. Tapi bisa sih jika aku berangkat menyusul ngecamp  setelah selesai responsi aver. Tapi tidak ikut responsi juga sebenarnya boleh-boleh saja asalkan kuota pengawasnya mencukupi. Asalkan mereka nanti aku kasih uang makan, lalu notanya terkumpul ke aku, tidak masalah juga kok aku tinggal main dengan K3. Tapi, K3 dan aver bukan untuk dibandingkan. Bukan pula untuk dipilih. Kalau bisa aku tidak ingin memilih. Aku mau dua-duanya. *dasar maruk* Minggu tenang sudah dimulai. Kuliah terakhir hari Kamis yang lalu, aku jalani dengan sukacita. Selalu menyenangkan duduk di bangku kuliah dalam ruang kelas yang tidak terlalu luas. Mendengarkan dosen berceloteh,...

Mari Berdoa

Info ter update: putusan sidang akan diumumkan mahkamah besok Minggu, 13 Desember 2015. Sidang sudah ditutup. Alhamdulillah.. entah mengapa ada rasa lega mengetahui kabar ini. Meskipun tidak ada yang tahu apakah gugatan akan dikabulkan ataupun tidak. Dengan ditutupnya sidang setidaknya kami bisa bernapas sejenak. Apapun keputusannya nanti, kami hanya bisa mendoakan yang terbaik. Terbaik untuk Dema, untuk Pertanian, dan untuk semuanya.

Politik Kampus

Inilah politik. Inilah realita politik di kampus dengan label kerakyatan. Inilah pola permainan politik di kampus yang katanya miniatur negeri ini. Lebih dalam lagi, inilah politik di bawah naungan akademisi penggiat bidang ilmu yang dekat dengan rakyat Indonesia. Beginilah atmosfernya. Mau tahu bagaimana rasanya? Ya, seperti ini. Ingin tahu bagaimana sensasinya berpolitik? Turunlah ke medan perang bersama kami. Aku bukan politikus, bukan aktivis penggiat politik yang mengatasnamakan rakyat dan segala tetek bengek nya. Aku hanya bocah ingusan yang dianugerahi kesempatan langka untuk ikut terlibat di dalamnya. Aku beruntung bisa memperoleh tiket untuk duduk di bangku VIP menyaksikan para lakonnya berlaga. Bahkan, akupun diberi wewenang untuk ikutan berlaga bersama mereka. Aku memang junior, mungkin aku masih lemah. Tapi, aku tidak buta dan otakku tak bisa dibodohi. Otakku tak bisa dihentikan kinerjanya. Dia tetap bekerja tanpa pandang bulu mengolah semua informasi yang diperoleh...

Pekan Sidang

Mungkin sidang bisa dimasukkan ke dalam daftar hobi baruku. Entah kapan tanggal pasnnya aku lupa. Hmm, tidak jadi lupa. Bahkan aku ingat harinya. Minggu, 6 Desember 2015. Bukan sidang sih tepatnya, namanya musyawarah besar (mubes). Hari itu, aku hadir di acara mubes HMJ-ku. Mubes itu berlangsung tiga hari. Hari kedua aku datang walau menyusul, dan hari ketiga mohon maaf ada magnet yang lebih kuat menarikku ke tempat lain. Lepas mubes, hari libur nasional akibat pilkada tidak bermakna libur sesungguhnya buatku. Pagi hari, sudah ada agenda rapat 'terakhir' K3. Rapat inipun 11-12 dengan sidang. Karena pada prinsipnya yaa menyidangi para PH (pengurus harian). Terkait keputusan KPRM (Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa) beberapa waktu yang lalu, para PH itu juga menyidangi aku sebagai bekal untuk menjadi dirjen yang lebih baik. Malam hari, rapat bersama calon-calon dirjen terpilih. Rapat yang diawali dengan perkenalan yang cukup emosional, mungkin baper lebih cocok, pun beruj...

Kantuk, Kasur, dan Kalah

Separuh langit mendung, dan sisanya terang Entah apa yang dimau alam siang ini. Wahai penguasa langit, apakah maumu melukiskan atmosfer yang begitu kelabu siang ini? Kini tak ada lagi semburat kuning terang membelah langit. Awan kelabu kian rata menyelimuti siang. Dan aku duduk terpaku mengetik  postingan blog di dalam laboratorium. Seolah keruwetan di dalam ruang asisten tidak mengusikku untuk terus mengetik kata demi kata. Dan, hujan. Titik-titik air itu turun membasahi bumi. Kian lama rintiknya kian pasti. Membilas dedauan hijau. Membasahi pohon-pohon rimbun. Dan menghapus polusi udara yang telah ditimbun Jogja sedari pagi. Wahai bumi, Masihkah engkau ijinkan aku bersimpuh mencium aromamu? Merasakan ketujuh bagian tubuhku bersentuhan denganmu? Kamu masih menjadi tempatku berpijak. Setiap hari aku menitimu bersama sang waktu. Berpijak di atasmu dan kaupun terus berputar. Bumi, marahkah engkau padaku? Hei malam, Mengapa pula engkau kian mengakrabi diriku...

Meramu Malam

Dua novel tebal habis dalam waktu kurang dari seminggu boleh jadi prestasi tersendiri mengingat aktivitas padat yang musti aku lakoni akhir-akhir ini. Selalu dan selalu, aku belajar dari semua ini. Pertama, aku belajar dari seoang ibu pemimpin. Aku bertemu dengannya ketika aku hendak mencuci pakaian beberapa saat yang lalu. Kala itu aku benar-benar suntuk dan bingung hendak berbuat apa. Serasa beban pikiran membuncah dan memburamkan segalanya. Tiba-tiba kami larut dalam obrolan. Dan cerita-cerita menarik keluar dari mulut ibu itu. Aku belajar banyak darinya. Aku belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin darinya. Aku belajar bagaimana menggerakkan massa dan membagi tugas agar semua orang bisa bekerja tanpa terkeculi. Aku belajar bagaimana merangkul semua orang dari salah satu kisah yang dituturkannya. Ibu itu cerdas, dan aku banyak belajar dari obrolan itu. Beberapa minggu yang lalu, aku sempat, lebih tepatnya menyempatkan diri untuk mampir ke toko buku bersama si bro untuk m...

Amunisi Liburan

Seperti menemukan surga. Hatiku bersorak gembira tatkala menemukan sebuah website dimana aku bisa mengunduh novel-novel fiksi secara gratis dan lengkap. Jujur aku sangat berterimakasih kepada penggagas  situs ini . Aku seperti menemukan duniaku yang telah terkubur lama. Laksana menemukan puing-puing panggung tempatku berlaga. Aku benar-benar bersyukur. Tanpa berlama-lama akupun memainkan keenam jariku di atas keyboard dan juga memainkan touchpad demi menjelajahi situs tersebut. Dan aku semakin bahagia ketika menemukan banyak karya-karya penulis ternama yang bisa aku unduh dengan mudah di situ. Alangkah indahnya hidup ini. Seketika aku terlempar dalam balutan masa kecil. Dimana aku biasa membenamkan diri dalam buku, buku, dan buku. Hingga aku seperti kutu yang menggerogoti lembar demi lembar kertasnya.  Aku sudah mengunduh banyak novel fiksi sebagai bekal libur panjang nanti. Aku sudah menyiapkannya dari sekarang. Aku merasa itu semua lebih dari cukup sebagai teman lib...

Kembali Membaca

Hujan berjatuhan ke bumi dengan syahdu. Deras airnya menghantam atap-atap rumah warga. Dari balik kaca nako aku tertelungkup di atas ranjang busa menekan tuts keyboard dengan enam jariku. Maaf, aku tak mahir mengetik dengan sepuluh jari. Seharian aku belum keluar kos. Aku terpekur di atas kasur membaca novel dengan khusyuk. Sebuah e-book yang iseng kuunduh kemarin malam atas dasar kegabutan karena akhir pekan. Terlintas sebuah nama yang membawa jariku mengetikkannya dalam laman google. Dan cepat saja e-book pdf itu segera tampil dalam layar 12 inchi notebook cokelatku. Sebelumnya aku tengah menonton film jepang berjudul "I Give My First Love To You". Sebuah film pemberian dari ibu kosku. Kupikir akan seru, tapi ternyata alurnya sudah bisa kutebak dari intro filmnya saja. Belum lagi scene-scene dalam film itu agak kurang sreg buatku. Jadi, aku tak lagi memiliki alasan untuk melanjutkannya. Alhasil aku pun mengklik icon silang di media player dan malah menemukan e-book nove...

Desember Dewasa Versi Lelah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Formal amat buk. Iye nih.. Lagi latihan ngebuka forum dengan salam. Biar lebih varokah :v udeh situ mah jawab aja udah.. biar dapet pahala juga.. aamiin... Sista-sista dan agan-agan semua yang dirahmati Allah.. mari tidur.. selamat malam Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..