Let me free, please..


Sumber : http://clipartfreefor.com/

Penjara ini pengap. Jeruji ini membatasi gerak-gerikku. Aku hanya bisa mondar-mandir di dalam ruang sempit ini. Belum lagi diperparah dengan udara pengap yang tak bersirkulasi. Cahaya matahari sedikit mengintip dari celah kecil. Aku mendengus sebal. Terdiam dan kembali mengingat apa sebab aku bisa sampai di sini. 

Sejenak aku teringat kokok ayam jago dan lenguhan sapi di suatu desa. Aku membayangkan hamparan padang rumputnya yang luas. Entah bagaimana, bau rumput itu seperti sampai di hidungku. Aku berkelana dalam pikiranku. Aku melangkahkan kaki dan melihat sungai. Airnya jernih, gemericiknya membuat ingin meraupnya. 

Namun, aku tersadar. Kini aku duduk sendiri di ruangan sempit ini. Aku berteman dinding-dinding yang hanya bisa diam. Sesekali suara ketukan sepatuku di lantai menggema, menemaniku di ruangan sempit ini. Aku ingin pergi dari sini, tapi jeruji ini dikunci. Anak kuncinya dibawa sipir penjara yang sukanya berkeliaran ke sana kemari. 

Satu-satunya cara bebas dari tempat ini hanyalah keputusan hakim yang menyatakan aku tidak bersalah. Supaya bisa bebas dari tuntutan aku harus bisa membuat pembelaan, memberikan bukti, memberikan saksi, dan sedikit dibantu oleh pengacara. Namun, jika pihak lawan yang menang aku harus bersiap menyambut hukuman berikutnya yang lebih tidak enak dari ini. Tahanan yang lebih seram mungkin sedang menungguku. Bertahun-tahun membusuk di dalamnya.

Di sini aku memang tidak perlu kepanasan dan kehujanan, setiap hari makanan diantarkan ke selku. Aku layaknya binatang peliharaan. Dikerangkeng dan diberi makan setiap hari. Tapi di situlah letak masalahnya. Aku tidak bisa pergi keluar, tidak bisa ke supermarket membeli minuman dingin, tidak bisa menonton televisi sambil makan Indomie. Ini penjara.

Aku ingin bebas. Aku ingin menghirup bau rumput lagi. Aku rindu gemericik sungai. Tolong, bebaskan aku..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Lolos Beasiswa International Summer Course di Nagoya University

Mengikuti Tes Psikologi dan Wawancara Psikolog Toyota Astra Finance (TAF) Service

Kompleksnya Manajemen Sumber Daya Perairan di Selat Bali