Ngomongin Semesta
Di laut ada gelombang. Ada perbedaan tekanan air yang menyebabkan perpindahan massa air laut. Ada arus yang arahnya dilawan oleh ikan-ikan yang berenang. Hebat ya mereka, mengeluarkan energi dan menggerakkan otot demi menjalankan hidup. Bahkan seaweed, sea grass, dan coral yang kelihatannya diam pun sedang bertahan supaya tidak ditumbangkan oleh arus air. Keren deh mereka.
Di pantai, air laut yang mengandung gelombang itu juga mengikis daratan. Abrasi nama peristiwanya. Alam semesta selalu bekerja. Mereka kapan sih liburnya?
Ada nggak sih satu pun elemen semesta yang mangkir dari tugasnya? Ada nggak sih di antara mereka yang mengeluhkan tugasnya? Ada yang ingin lari dari tanggung jawabnya? Ada yang ingin bersembunyi?
Pernah dengar pohon mangrove yang mengeluh karena capek terus-terusan digempur ombak demi melindungi pantai? Atau angin yang bosan berhembus. Ketika dua titik memiliki perbedaan tekanan udara, di situlah terjadinya angin. Dia harus terjadi, udara itu harus berpindah. Dia harus nurut. Harus sami'na wa'ato'na sama kodratnya. Kalo dia ngambek, dan nggak mau pindah? Kira-kira apa yang akan terjadi?
Elemen semesta, sekecil apapun itu, punya tugas dan fungsi yang krusial. Macet satu, bisa ngasih multiplier effect ke elemen lainnya. Sekecil apapun perannya, tetep berpengaruh pada jalannya roda kehidupan in general.
Kalau manusia? Sebagai unsur semesta juga, punya peranan apa sih dalam membuat roda kehidupan ini berjalan?
Di pantai, air laut yang mengandung gelombang itu juga mengikis daratan. Abrasi nama peristiwanya. Alam semesta selalu bekerja. Mereka kapan sih liburnya?
Ada nggak sih satu pun elemen semesta yang mangkir dari tugasnya? Ada nggak sih di antara mereka yang mengeluhkan tugasnya? Ada yang ingin lari dari tanggung jawabnya? Ada yang ingin bersembunyi?
Pernah dengar pohon mangrove yang mengeluh karena capek terus-terusan digempur ombak demi melindungi pantai? Atau angin yang bosan berhembus. Ketika dua titik memiliki perbedaan tekanan udara, di situlah terjadinya angin. Dia harus terjadi, udara itu harus berpindah. Dia harus nurut. Harus sami'na wa'ato'na sama kodratnya. Kalo dia ngambek, dan nggak mau pindah? Kira-kira apa yang akan terjadi?
Elemen semesta, sekecil apapun itu, punya tugas dan fungsi yang krusial. Macet satu, bisa ngasih multiplier effect ke elemen lainnya. Sekecil apapun perannya, tetep berpengaruh pada jalannya roda kehidupan in general.
Kalau manusia? Sebagai unsur semesta juga, punya peranan apa sih dalam membuat roda kehidupan ini berjalan?
Komentar