Stay Safe, Stay Healthy
Aku lagi menikmati alunan soundtrack Are You Human Too? yang udah hampir setahun jadi playlist favorit. Menikmati waktu sebelum tidur dengan baju tidur nyaman, lampu mati, di atas kasur 120x200 cm dan dua boneka yang punya cerita. Pukul 10.30. Work from home hour ku udah berakhir sejak pukul 18.00. Meski pada pukul 19.00 masih ada yang minta support data dariku, it's okay cuma kirim excel via WhatsApp.
Aku bekerja sejak pukul 8.00. Jangan salah, aku tetap mandi, berpakaian rapi, pakai hijab, lalu duduk di depan laptop. Membuka pesan, request data, aku bekerja seperti biasanya. Yang membedakan hanya kali ini aku tidak keluar kost, pesan grab, dan ngetap absen di kantor. Aku bahkan pakai seragam, ini hari Senin, perusahaan tempatku bekerja memberlakukan peraturan itu. I follow the rule.
Aku istirahat pukul 12.00, pesan makan, dan bekerja kembali hingga menutup laptop pukul 18.00. Sama dengan rutinitas ngantorku biasanya. Hanya bedanya aku tidak perlu melakukan perjalanan pulang, since I was already at home.
Work from home itu privilege. Beruntung dan bersyukur bagi karyawan yang dikasih WFH. Di tengah situasi seperti ini, kita dikasih kesempatan untuk melindungi diri. Dikasih kesempatan untuk menyayangi hidup. Nggak ada yang bisa menjamin perjalanan ke kantor bebas risiko. Nggak ada yang bisa menjamin juga kalau kita nggak akan tertular.
Sebersih dan sesehat apapun kita, nggak ada yang bisa menjamin kita bisa bebas dari hinggapan si unseen Covid-19.
Semoga kita bisa selalu produktif bekerja selama dua minggu ke depan. Stay healthy everyone 🙂
Komentar