H u j a n

Haaii di sini hujan dan masih hujan. Sejak siang tadi hujan. Sekarang masih terdengar rintiknya. Ada yang jatuh langsung ke tanah, ada yang nyangkut dahulu di dedaunan, ada yang beradu dengan genting, merdu sekali suaranya. Sebagian lantai teras basah. Dua pertiga area halaman tergenang air. Setiap kali satu titik hujan jatuh, akan terentuk suatu lingkaran di sekitarnya. Tanaman sirih yang tumbuh merambat melingkar memeluk pohon talok pun ikutan basah daunnya. Daun-daun jambu, jeruk, semuanya  basah. Ada suatu titik hujan yang jatuh menimpa jerigen atau ember dan menimbulkan bunyi "dung.. dung.. dung.. dung.." Langit berubah warna menjadi putih pucat. Tetangga sebelah rumah ada yang memasak pakai kayu. Ini asapnya keluar dan sampai ke sini.


Hujan, depan rumah Godean 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Lolos Beasiswa International Summer Course di Nagoya University

Mengikuti Tes Psikologi dan Wawancara Psikolog Toyota Astra Finance (TAF) Service

Kompleksnya Manajemen Sumber Daya Perairan di Selat Bali