Ngalir Aja

I am waiting for telephone dari seseorang. Cie, ciein aja .-. My friend. Pingin ngobrol. Mati garing aku sendirian ga ada yang diajakin ngobrol. Ngobrolin hal yang penting terutama. Kasihan orang-orang penting yang waktunya berharga kalo tak ajakin bahas hal yang nggak penting. Nggak tau akan sampai kapan aku hobi melakukan hal-hal nggak penting ini. Hingga detik ini aku masih menikmatinya. Bagiku, hal ini seperti bingkai hidup. Pemanis.

Hal-hal yang random dan abstrak. Nggak jelas. Tapi aku suka. Suka sekali. Tidak berfaedah. Tidak ada esensinya. Kopong, ringan, gampang terbang. Tidak peduli, orang bilang apa. Mereka komentar apa, bodo amat. Jika angin sepoi-sepoi ini udah enak banget, ngapain deh cuntel-cuntel mikir buat nyebrang ke pulau seberang sana. Iya, misalnya saja selimut ini sudah kotor dan harus diganti. Atau, lantainya kotor sekali, harus disapu. Atau kasurnya empuk, selimutnya bersih, mata sudah mulai ngantuk.

Senyum itu enak. Tidak pusing itu enak. Tidak ada masalah itu enak, atau tidak mempermasalahkan. Atau tidak ambil pusing. Selow aja. Kalem aja. Ga usah berat-berat mikirnya. Dibawa santai aja. Bagusin mood, jadi positif, optimis, percaya, ga emosian yang negatif, ga berberburuk sangka, pikirin yang bagus-bagus aja.. biar ga cepet tua, biar ga boros :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Lolos Beasiswa International Summer Course di Nagoya University

Mengikuti Tes Psikologi dan Wawancara Psikolog Toyota Astra Finance (TAF) Service

Kompleksnya Manajemen Sumber Daya Perairan di Selat Bali