Mimpi

Bagian 1
Aku mau tulis mimpiku tadi malam karena menarik. Sepertinya baru kali ini aku bermimpi menyelamatkan orang yang sedang diculik dan disembunyikan di goa. Goa itu di tengah hutan. Aku datang bersama sekelompok penyelamat. Memeriksa celah-celah gunung. Ada ceruk gitu pada tepi gunung. Lalu kita cari manusia yang disandera. Tapi kok ga ada. Akhirnya kita periksa sisi lainnya. Benar. Jalan masuknya dihalangi. Begitu kita singkirkan, tampak 3 orang di dalamnya. Pertama laki-laki, kedua perempuan, ketiga aku lupa laki atau perempuan. 

Goa itu rendah. Ada stalagtit dan stalagmitnya. Sepertinya goa kapur, seperti di Pacitan. Ya memang itu goa kapur. Kalsium karbonat ya, CaCO3. Mereka diikat di dalam sana. Tidak bisa ngapa-ngapain. 
Orang pertama seumuran denganku, yang kedua lebih tua, yang ketiga aku lupa. 

Kami semua naik mobil. Sampai di suatu titik peristirahatan. Seperti yang ada di tol gitu. Ketiga korban itu mampir ke kamar mandi dulu. Niatnya aku mau solat asar, tapi si orang pertama mau beli minum. Oleh ketua rombongan, aku diminta menemani dia beli minum. Dan, kok aku mau-mau aja ya? Aku temenin dia, aku anterin dia ke tokonya, uangnya kurang pun aku tambahin. Sampe selesai urussnnya. Waktu istirahat habis dan kami semua kembali ke mobil. Hmm, aku berpikir yasudah aku solat asar di tempat tujuan aja, masih keburu kok. 

Bagian 2
Kenapa tiba-tiba ada bayi laki-laki? Lalu aku gendong-gendong, timang-timang, dan ajak main. Aku pegangi juga karena dia lagi belajar jalan. 

Bagian 3
Aku baca terjemahan Al Quran. Sampai berlembar-lembar. Tapi aku lupa surat apa, ayat berapa aja. Pokoknya banyak karena aku duduk dan membaca sampai berjam-jam.

Bagian 4
Aku mimpi mengumpulkan tugas. Tapi aku mengerjaannya mepet banget. Last minute gitu deh. Hasilnya? Wah banyak banget typo. Kacau.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Lolos Beasiswa International Summer Course di Nagoya University

Mengikuti Tes Psikologi dan Wawancara Psikolog Toyota Astra Finance (TAF) Service

Kompleksnya Manajemen Sumber Daya Perairan di Selat Bali